Rabu, 19 Maret 2008

Sigale-gale



Orang batak yg patrilineal, selalu mencatat silsilah nenek moyangnya sampai ke generasi seterusnya ke dalam sebuah buku yg disebut buku tarombo. Tarian dan gerakan dia mencontohkan untuk menyelipkan uang yang besarnya tidak ditentukan di tangan patung Sigale-gale.



Sarana persidangan apabila ada rakyat melanggar aturan dan apabila benar-benar bersalah hukumannya pancung, ini adalah batu alas untuk memancung. Tentunya jaman sekarang ini tidak ada lagi hukum pancung seperti yang diterapkan pada jaman nenek moyang jadi bagi wisatawan yang inigin berkunjung silakan.